Glosarium

Tongkang



Tongkang atau Kapal Tongkang adalah kapal tanpa mesin penggerak sendiri yang digunakan untuk mengangkut muatan dalam jumlah besar seperti batu bara, pasir, atau hasil tambang. Tongkang umumnya dioperasikan bersama tugboat karena tidak dapat bergerak secara mandiri.

Selengkapnya →

FOB Shipping Point



FOB Shipping Point adalah istilah perdagangan di mana tanggung jawab dan risiko atas barang berpindah dari penjual ke pembeli sejak barang dikirim dari titik keberangkatan. Dalam skema ini, biaya dan risiko pengiriman selanjutnya menjadi tanggung jawab pembeli.

Selengkapnya →

Over Towing



Over Towing adalah kondisi penarikan tongkang yang melebihi batas aman kapasitas atau kemampuan tugboat. Praktik Over Towing berisiko menyebabkan kecelakaan laut, kerusakan kapal, dan pelanggaran standar keselamatan.

Selengkapnya →

Galangan Kapal



Galangan Kapal adalah fasilitas industri yang digunakan untuk membangun, memperbaiki, dan merawat kapal. Galangan kapal berperan penting dalam memastikan kelayakan operasional tugboat dan tongkang.

Selengkapnya →

Tongkang Larat



Tongkang Larat adalah tongkang yang terlepas dari kendali tugboat dan hanyut akibat arus atau angin. Kondisi ini dapat membahayakan jalur pelayaran dan memerlukan penanganan darurat.

Selengkapnya →

Plimsoll



Plimsoll adalah tanda pada badan kapal yang menunjukkan batas muatan maksimum yang aman. Tanda ini membantu mencegah kapal kelebihan muatan yang dapat mengganggu stabilitas.

Selengkapnya →

Drop Point



Drop Point adalah titik lokasi penurunan atau penyerahan muatan kepada penerima. Drop point ditentukan dalam kontrak pengiriman atau perjanjian sewa kapal.

Selengkapnya →

Shipping



Shipping adalah kegiatan pengiriman barang melalui jalur laut dari satu lokasi ke lokasi lain. Proses shipping mencakup perencanaan rute, pengangkutan, dan pengelolaan dokumen.

Selengkapnya →

Manifested



Manifested adalah status barang yang telah tercatat secara resmi dalam dokumen manifest kapal. Barang yang telah manifested dianggap siap secara administratif untuk dikirim.

Selengkapnya →

TKBM



TKBM adalah singkatan dari Tenaga Kerja Bongkar Muat yang bertugas menangani proses pemuatan dan pembongkaran barang di pelabuhan. Peran TKBM sangat krusial dalam kelancaran operasional logistik pelabuhan.

Selengkapnya →

BAST



BAST adalah singkatan dari Berita Acara Serah Terima yang berfungsi sebagai bukti resmi penyerahan barang atau jasa. Dokumen ini sering digunakan sebagai dasar administrasi dan penagihan.

Selengkapnya →

Logistik



Logistik adalah proses perencanaan, pengelolaan, dan pengendalian arus barang dari titik asal ke tujuan akhir. Logistik yang efisien berpengaruh langsung terhadap biaya dan ketepatan pengiriman.

Selengkapnya →

EMKL



EMKL adalah perusahaan Ekspedisi Muatan Kapal Laut yang menangani pengurusan pengiriman barang via laut. EMKL biasanya mengoordinasikan kapal, dokumen, dan aktivitas pelabuhan.

Selengkapnya →

Clearance



Clearance adalah proses pengurusan perizinan dan dokumen agar barang dapat keluar atau masuk pelabuhan. Clearance melibatkan instansi seperti bea cukai dan otoritas pelabuhan.

Selengkapnya →

Loading Barang



Loading Barang adalah proses pemuatan barang ke atas kapal atau tongkang sebelum pengiriman. Proses ini harus dilakukan sesuai standar keselamatan dan kapasitas muatan.

Selengkapnya →

Lartas



Lartas adalah singkatan dari Larangan dan Pembatasan atas jenis barang tertentu dalam kegiatan ekspor atau impor. Kepatuhan terhadap lartas wajib dipenuhi agar pengiriman tidak tertahan.

Selengkapnya →

Vessel



Vessel adalah istilah umum untuk semua jenis kapal yang beroperasi di laut. Dalam logistik, vessel mencakup kapal kargo, tugboat, dan tongkang.

Selengkapnya →

Shipping



Shipping adalah rangkaian aktivitas pengangkutan barang melalui laut menggunakan kapal. Shipping menjadi tulang punggung distribusi barang skala besar dan antarwilayah.

Selengkapnya →

Unloading



Unloading adalah proses pembongkaran barang dari kapal di pelabuhan tujuan. Unloading yang efisien membantu menghindari biaya tambahan seperti demurrage.

Selengkapnya →

ETA



ETA adalah singkatan dari Estimated Time of Arrival atau perkiraan waktu kedatangan kapal. Informasi ETA penting untuk perencanaan bongkar muat dan koordinasi operasional.

Selengkapnya →

Mark Up



Mark Up adalah penambahan harga di atas biaya dasar suatu produk atau layanan. Mark up digunakan untuk menutup biaya operasional dan memperoleh keuntungan.

Selengkapnya →

Margin



Margin adalah selisih antara harga jual dan total biaya yang dikeluarkan. Margin mencerminkan tingkat profitabilitas suatu transaksi atau bisnis.

Selengkapnya →

Tugboat (Kapal Tunda)



Tugboat (Kapal Tunda) adalah kapal bermesin kuat yang digunakan untuk menarik atau mendorong kapal lain. Tugboat menjadi komponen utama dalam operasional tongkang.

Selengkapnya →

Tug & Barge



Tug & Barge adalah sistem pengangkutan laut yang menggabungkan tugboat dan tongkang. Sistem ini efisien untuk pengiriman muatan besar dengan biaya relatif lebih rendah.

Selengkapnya →

Jetty



Jetty adalah struktur dermaga kecil yang digunakan kapal untuk bersandar. Jetty sering digunakan pada area industri atau tambang dengan akses terbatas.

Selengkapnya →

Jetty Foreman



Jetty Foreman adalah petugas yang mengawasi aktivitas operasional di area jetty. Tugasnya mencakup koordinasi bongkar muat dan keselamatan kerja.

Selengkapnya →

Bill of Lading (B/L)



Bill of Lading (B/L) adalah dokumen resmi pengangkutan laut yang menjadi bukti penerimaan barang. B/L juga berfungsi sebagai dokumen kepemilikan muatan.

Selengkapnya →

Charter



Charter adalah perjanjian sewa kapal antara pemilik kapal dan penyewa. Charter dapat disesuaikan berdasarkan waktu atau perjalanan.

Selengkapnya →

Freight Charter



Freight Charter adalah jenis charter kapal berdasarkan jumlah muatan yang diangkut. Skema ini umum digunakan untuk pengiriman satu kali perjalanan.

Selengkapnya →

Time Charter



Time Charter adalah perjanjian sewa kapal untuk jangka waktu tertentu. Penyewa mengendalikan penggunaan kapal selama masa sewa berlangsung.

Selengkapnya →

POD



POD adalah singkatan dari Port of Discharge, yaitu pelabuhan tujuan pembongkaran muatan. POD ditentukan secara jelas dalam dokumen pengiriman.

Selengkapnya →

POL



POL adalah singkatan dari Port of Loading, yaitu pelabuhan tempat muatan dimuat ke kapal. POL menjadi titik awal tanggung jawab pengangkutan laut.

Selengkapnya →

Rede



Rede adalah area perairan di sekitar pelabuhan tempat kapal berlabuh sementara. Rede biasanya digunakan saat menunggu giliran sandar.

Selengkapnya →

Kade



Kade adalah bagian dermaga tempat kapal bersandar untuk bongkar muat. Kade dilengkapi fasilitas pendukung logistik pelabuhan.

Selengkapnya →

Demurrage



Demurrage adalah biaya penalti akibat keterlambatan bongkar muat melebihi waktu yang disepakati. Demurrage bertujuan mendorong efisiensi operasional pelabuhan.

Selengkapnya →